Setting NFS

23 11 2011

NFS adalah singkatan dari Network File System, yang kali pertama dikembangkan oleh Sun Microsystems pada tahun 80-an, sebagai sarana untuk berbagi file pada lingkungan kerja diskless. NFS menyediakan sarana untuk berbagi file antarjaringan, sehingga suatu mesin dapat mengakses file-file di mesin lain seolah-olah mengakses file sistem lokal.

Protokol ini bekerja dengan sistem client/ server. Server akan meng-export suatu filesistem sehingga dapat di-share di jaringan, selanjutnya, user akan melakukan mounting ke server tersebut. Dengan dukungan NFS yang sudah sangat matang di kernel, berbagai distro kini umumnya telah memasukkan NFS sebagai salah satu file system yang akan di-mount pada saat booting. Dengan demikian, user tidak perlu sama sekali tahu apa yang terjadi. File yang diakses akan terlihat lokal, walaupun tersimpan di mesin berbeda.

Ada persiapan yang harus dilakukan sebelum men-setting NFS.

  1. Pastikan nfs-kernel-server dan nfs-common sudah terpasang
  2. Mensetting IP address komputer server

Setting NFS pada sisi Server

1. Tentukan direktori yang akan di share

2. Edit file /etc/exports

3. Isikan pada baris terakhir dg ketentuan sebagai berikut

  • direktori IP/netmask(option)

Contoh setting yg saya lakukan seperti ini. /home adalah direktori yang akan saya    share. 192.168.1.7/255.255.255.0 adalah IP/netmask nya.

  • /home 192.168.1.7/255.255.255.0(rw,sync,no_subtree_check,no_root_squash,anonuid=1001,anongid=1001)

Restart service NFS menggunakan perintah : # exportfs -ra

Setting pada sisi Client

  1. Buat direktori mounting sebagai tempat NFS akan di mount.
  2. Pada contoh ini, saya membuat direktori mounting pada /mnt/share
  3. Mounting dengan cara seperti ini : # mount 192.168.1.7:/home /mnt/share
  4. Sampai dengan langkah ketiga diatas. NFS sudah ter-mount. Dan dapat dilihat pada direktori /mnt/share. Tapi setiap kali anda ingin menghidupkan komputer anda kembali. Anda harus me-mount ulang seperti cara diatas. Cara yang praktis adalah membuat mounting otomotis pada saat komputer dihidupkan. Dengan cara langkah kelima dibawah ini.
  5. Edit file /etc/fstab. Isi pada baris paling bawah dengan perintah berikut : 192.168.1.7:/home /mnt/share nfs rw,rsize=4096,wsize=4096,hard,intr,async,nodev,nosuid 0 0
  6. Restart komputer anda

Kalau masih bingung juga dengan langkah diatas. Silakan download konfigurasi export dan fstab yang saya miliki. Dan disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Semoga bermanfaat…


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: